Menghitung untung Baim Wong dari konten kemiskinan

Kemarahan baim wong kepada kakek suhud akhirnya berbuntut panjang.

YouTube : Baim paula


Baim yg marah karena kakek suhud mengikutinya hingga rumah orangtuanya dan meminta bantuan untuk memborong barang dagangannya dibilang gak sopan dan di bilang hanya ingin mendulang uang dari konten kemiskinan.



berapa ya, uang yg berhasil didulang baim wong dari konten-kontennya itu?

Mengeksploitasi kemiskinan sebagai konten bukanlah hal baru, para pakar punya istilah tersendiri untuk menyebut hal itu.
  
  yaitu poverty porn, konten seperti itu akan fokus menceritakan penderitaan dan kerja keras para sumber, namun kurang menyorot faktor struktural kemiskinannya.
 
Tujuannya ya.. menarik simpati publik, dan otomatis membawa banyak klik.

Dalam kasus channel Baim paula, banyak ditemui video menceritakan baim wong si filantropis yang suka memborong dagangan, bantu renovasi rumah, sampai yg dibantu dibawa ke Jakarta, atau sekedar bagi-bagi uang.

Setidaknya ada 104 video bertema seperti itu sejak 1 jan - 13 okt 2021, atau bisa dibilang setiap 2 hari sekali setidaknya ada satu video berkonten kemiskinan disajikan Baim paula, dan konten seperti ini menarik banyak penonton.

Menurut social Blade, viewer channel baim Paula bertambah rata-rata 26,8 jt/week, Subscribenya pun sempat mencapai 19,7jt.

Dengan angka yang menakjubkan itu, berapa duit yang ditambang channel baim paula?

Berdasarkan perhitungan YouTube money calculator, baim paula rata-rata mendapatkan $5,518/video, kalau di rupiahkan jumlahnya ini setara Rp 78.190.060,00/video.

Kalau dikalikan dengan 104 video  filantropis baim paula dari jan-okt 2021 tadi, jumlahnya mencapai Rp8.131.766.240,00.
 
  belum lagi dari video munculnya kakek suhud pada 9 okt yg memiliki 3jt++ view, dan video klarifikasinya yang mencapai 6jt++ view.

Masih menurut YouTube money calculator, total pendapatan dari 2 video viral tersebut pada 13 okt saja mencapai $11,432 atau jika dirupiahkan setara dg Rp242.590.400.

  Ini baru pendapatan berdasarkan trafic penonton saja, belum terhitung sponsor brand yang ada di video-video mereka.

YouTuber terbesar peringkat 8 asal Amerika, MrBeast sempat mengungkapkan kenapa ia bisa terus bagi-bagi duit  pada 2018,
Padahal keluarganya tidak kaya dan saat itu iya baru berumur 20 tahun, Alasannya adalah sponsor.

MrBeast


Awalnya sebuah brand memberikannya sponsor yang besar hingga $10.000.

  karena tidak tau uangnya mau dipakai buat apa, akhirnya ia inisiatif untuk membagikan uangnya kepada orang yang membutuhkan, ternyata konten bagi-bagi duit digandrungi para penonton YouTube, videonya pun viral otomatis meningkatkan pendapatannya.
  
Melihat audience MrBeast yang besar, lebih banyak brand pun mensponsori MrBeast bagi-bagi duit sembari mengiklankan produk.

Akhirnya MrBeast masuk dalam siklus bagi-bagi duit, tapi bukan dari sakunya sendiri.

Melihat siklus itu, menurut kalian siapa yg di untungkan dari siklus konten filantropis dan cover tycoon ini??



Komentar